KAMUS BIOLOGI - BIOLOGI SMA DAN KULIAH

  1. Unsur (element) zat yang tidak dapat dipecah lagi menjadi zat lain oleh reaksi kimia.
  2. Senyawa (compound) zat yang terdiri dari dua atau lebih unsur berbeda yang berkombinasi dalam rasio tetap. 
  3. Isotop Radioaktif (radioactive isotope) isotop dengan dengan nukleus yang menyeluruh secara spontan, melepaskan partikel dan energi. 
  4. Ruang berdimensi-tiga empat tempat suatu elektron menghabiskan 90% waktunya disebut orbital. 
  5. Ikatan Kovalen (covalent bound) adalah penggunaan bersama sepasang elektron valensi oleh dua atom
  6. Jenis-jenis ikatan kimia terkuat adalah ikatan Kovalen (covalent bond) dan ikatan ionik.
  7. Molekul-molekul air yang mengelilingi setiap ion terlarut akan membentuk suatu bulatan, disebut kulit hidrasi (hydration shell)
  8. Asam (acid) adalah zat yang meningkatkan konsentrasi ion hidrogen suatu larutan. 
  9. Basa (base) adalah zat yang mengurangi konsentrasi ion hidrogen suatu larutan. 
  10. Unsur-unsur esensial kehidupan :
  11. Karbon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen menyusun sekitar 96% materi hidup. 
  12. Enantiomer adalah isomer-isomer yang merupakan bayangan cermin satu sama lain.
  13. Polisakarida (polysaccharide) adalah makromolekul, polimer dengan beberapa ratus hingga beberapa ribu monosakarida yang digabungkan oleh tautan glikosidik. 
  14. Glikogen : polisakarida hewan
  15. Polimer asam amino disebut  polippeptida (polypeptide).
  16. Senyawa yang mengandung karbon disebut bersifat organik.
  17. Cabang kimia yang dikhususkan untuk mempelajari senyawa-senyawa karbon disebut kimia organik (organic chemistry)
  18. Enantiomer adalah isomer-isomer yang merupakan bayangan cermin satu sama lain. 
  19. Karbohidrat (carbohydrate) mencakup gula sekaligus polimer-polimer gula. Karbohidrat paling sederhana adalah monosakarida, dikenal juga sebagai gula sederhana. 
  20. Disakarida adalah gula ganda, terdiri dua monosakarida yang digabungkan oleh reaksi dehidrasi. Karbohidrat juga mencakup makromolekul yang disebut polisakarida, polimer yang tersusun dari banyak blok pembangun gula.
  21. Monosakarida (monosaccharide, dari kata Yunani monos, tunggal, dan sacchar, gula) umumnya memiliki rumus molekul yang merupakan kelipatan unit CH2O. 
  22. Disakarida (disaccharide) terdiri dari dua monosakarida yang digabungkan oleh tautan glikosidik (glycosidic linkage), ikatan konvalen yang terbentuk antara dua monosakarida melalui reaksi dehidrasi. 
  23. Sukrosa adalah disakarida yang terbentuk dari glukosa dan fruktosa. Perhatikan bahwa fruktosa, meskipun merupakan heksosa seperti glukosa, membentuk cincin yang bersisi lima.
  24. Polisakarida (polysaccharide) adalah maromolekul, polimer dengan beberapa ratus hingga beberapa ribu monosakarida yang digabungkan oleh tautan glikosidik. 
  25. Beberapa polisakarida berperan sebagai materi simpanan, yang dihidrolisis apabila dibutuhkan untuk menyediakan gula bagi sel. Polisakarida lain berperan sebagai materi pembangunan bagi struktur-struktur yang melindungi sel atau keseluruhan organisme.
  26. Selulosa (cellulose) adalah komponen utama dinding kokoh yang menyelubungi sel tumbuhan. 
  27. Lipid adalah salah satu kelas molekul biologis berukuran besar yang tidak mencakup polimer sejati, dan biasanya tidak cukup besar untuk dianggap sebagai makromolekul. 
  28. Lemak (fat) terbuat dari dua jenis molekul yang lebih kecil: gliserol dan asam lemak. 
  29. Gliserol merupakan alkohol dengan tiga karbon, yang masing-masing berikatan dengan suatu gugus hidroksil. 
  30. Kolesterol (cholesterol) adalah komponen umum membran sel hewan dan juga merupakan prekursor untuk sintesis steroid-steroid lain. 
  31. Protein terdiri dari satu atau lebih polipeptida, yang masing-masing terlipat dan mengumpar menjadi struktur berdimensi-tiga yang spesifik. 
  32. Asam amino (amino acid) adalah molekul organik yang memiliki gugus karboksil dan gugus amino sekaligus.
  33. Struktur kuaterner (quarternary structure) adalah struktur keseluruhan protein yang merupakan hasil dari agregasi subunit-subunit polipeptida ini. 
  34. Asam nukleat adalah makromolekul yang terdapat berbagai polimer yang disebut  polinukleotida (polynucleotide). 
  35. Pirimidin (pyriminidine) mempunyai cincin beranggotakan enam atom yang terdiri dari karbon dan nitrogen. 
  36. Suatu teknik yang berguna untuk mempelajari struktur dan fungsi sel adalah fraksionasi sel (cell fractionation)
  37. Membran plasma (plasma membrane) berfungsi sebagai perintang selektif yang memungkinkanlalu-lintas oksigen, nutrien, dan zat buangan yang cukup untuk melayani keseluruhan sel. 
  38. Aparatus Golgi : organel yang aktif dalam sintesis, modifikasi, pemilahan, dan sekresi produk-produk sel. 
  39. Kromatin : materi yang terdiri dari DNA dan protein; tampak sebagai kromosom individual ketika sel membelah.
  40. Dinding sel (cell wall) adalah struktur ekstraselular sel tumbuhan yang membedakan sel tersebut dari sel hewan.
  41. Sel tumbuhan muda pertama-tama menyekresikan dinding yang relatif tipis dan fleksibel, disebut dinding sel primer (primary cell wall). 
  42. Pada eukariota, denyut flagela (tunggal, flagelum) dan silia (tunggal, silium) disebabkan oleh susunan mikrotubulus yang terspesialisasi. 
  43. Mikrofilamen (microfilament) adalah batang padat yang berdiameter sekitar 7 nm. Mikrofilament disebut juga filamen aktin karena tersusun atas molekul-molekul aktin (actin). 
  44. Filamen intermediat (intermediate filament) merupakan pengukuhan sel yang lebih permanen daripada mikrofilamen dan mikrotubulus, yang seringkali diuraikan dan dirakit kembali di berbagai bagian sel. 
  45. Desmosom (desmosome, disebut juga sambungan penambat atau anchoring junction) berfungsi seperti sekrup yang menyambungkan sel-sel menjadi lembaran-lembaran kuat. Filamen intermediat yang terbuat dari protein keratin yang kokoh menambatkan demosom dalam sitoplasma. Desmosom melekatkan sel-sel otot ke satu sama lain dalam otot. 'Otot robek'dapat melibatkan koyaknya desmosom.
  46. Sambungan ketat (tight junction), membran plasma sel-sel yang bersebelahan saling menekankan satu sama lain dengan kuat, dan disatukan oleh protein spesifik (ungu). Sambungan ketat membentuk segel kontinu di sekeliling sel, mencegah kebocoran cairan ekstraselular melintasi lapisan sel epitel. Misalnya, sambungan ketat antara sel-sel kulit menjadikan kita kedap air dengan cara mencegah kebocoran di antara sel-sel dalam kelenjar keringat kita.
  47. Sambungan celah (gap junction), disebut juga sambungan komunikasi atau communicating junction) menyediakan saluran sitoplasmik dari suatu sel ke sel yang bersebelahan. Oleh karena itu, sambungan celah berfungsi mirip dengan plasmodesma pada tumbuhan.
  48. Sambungan celah terdiri atas protein-protein membran yang mengelilingi suatu pori yang dapat dilewati oleh ion, gula, asam amino, dan berbagai molekul kecil lain. Sambungan celah dibutuhkan untuk komunikasi antara sel-sel pada banyak tipe jaringan, termasuk otot jantung, dan pada embrio hewan.  
  49. Mitokondria dibatasi oleh membran ganda; membran dalam memiliki pelipatan ke dalam (krista).
  50. Kloroplas umumnya dua membran di sekeliling stroma cair, yang mengandung tilakoid bermembran yang tertumpuk menjadi grana (dalam tumbuhan). 
  51. Peroksisom kompartemen metabolik terspesialisasi yang dibatasi membran tunggal. Fungsi mengadung enzim-enzim yang mentransfer hidrogen ke air, menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) sebagai produk sampingan, yang diubah menjadi air oleh enzim-enzim lain di peroksisom. 
  52. Vakuola vesikel besar yang dibatasi membran besar dalam tumbuhan. Fungsi pencernaan, penyimpanan, pembuangan zat sisa, keseimbangan air, pertumbuhan sel, dan perlindungan.
  53. Lisosom kantong membran berisi enzim-enzim hidrolitik (dalam sel hewan). Fungsi penguraian zat yang diingesti, maromolekul sel, dan organel rusak untuk diatur ulang. 
  54. Aparatus Golgi tumpukan kantong pipih bermembran; memiliki polaritas (sisi cis dan trans).
  55. Hidrogen merupakan komponen utama petroleum (minyak bumi), yang disebut bahan bakar fosil karena terdiri dari sisa-sisa organisme yang hidup jutaan bumi lalu dan baru terurai sebagian. 
  56. Ribuan filamen aktin tersusun paralel satu sama lain di sepanjang suatu sel otot, berselang-seling dengan filamen-filamen lebih tebal yang terbuat dari protein yang disebut miosin (myosin). 
  57. Kontraksi lokal yang disebabkan oleh aktin dan miosin juga memainkan peran dalam pergerakan amoeboid, ketika suatu sel, misalnya amoeba, merayap, di sepanjang suatu permukaan dengan cara menjulur dan mengalir ke dalam penjuluran selular yang disebut pseudopodia. 
  58. Dinding sel ditembus saluran-saluran yang disebut plasmodesma (jamak plasmodesmata, dari kata Yunani desmos, mengikat). 
  59. Fibronektin dan protein-protein MES lain berikatan dengan protein reseptor permukaan sel yang disebut integrin.
  60. Glikoprotein yang paling melimpah dalam MES sebagian besar sel hewan adalah kolagen (collagen).
  61. Sebagian diantaranya berikatan kovalen dengan lipid, membentuk molekul yang disebut glikolipid (glycolipid). 
  62. Membran dalam mitokondria atau membran plasma prokariota ditempati oleh banyak kompleks protein yang disebut ATP sintase (ATP synthase). 
Sumber : Campbell, Reece, 2008. BIOLOGI. Erlangga, Jakarta. 

Comments