1. Definisi Manajemen Pemasaran
Pada hakikatnya pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui pertukaran. Konsep penting dalam studi pemasaran adalah kebutuhan, keinginan, permintaan, produk, pertukaran, transaksi dan pasar. Berikut ini beberapa pengertian pemasaran sebagaimana dikemukakan para ahli berdasarkan urutan tahun (Tjiptono dan Chandra, 2012) dalam Sudaryono (2016, h.38-41) :
1. Cherington (1920). Fungsi pemasaran adalah pembentukan kontak (establishment of contact).
2. Duncan (1920). Pemasaran berkenaan dengan distribusi aktual produk dan proses pembelian serta penjualan, termasuk di dalamnya semua proses transportasi, penyimpanan, pemeriksaan, pembelian, penjualan, dan seterusnya.
3. Ciark (1922). Pemasaran terdiri atas usaha-usaha yang mempengaruhi transfer kepemilikan barang dan penanganan distribusi fisik barang-barang yang bersangkutan.
4. Maynard dan Beckman (1927). Pemasaran mencakup semua aktivitas yang dibutuhkan untuk memperlancar transfer kepemilikan barang dan menyediakan distribusi fisik barang tersebut.
5. Converse (1930). Pemasaran mencakup semua aktivitas bisnis yang berkaitan dengan penciptaan utilitas tempat dan waktu.
6. American Marketing Association (1935). Pemasaran adalah kinerja aktivitas bisnis yang mengatur aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
7. Brech (1954). Pemasaran adalah proses menentukan permintaan atas sebuah produk atau jasa, memotivasi penjualan produk atau jasa tersebut dan mendistribusikan produk atau jasa tersebut pada konsumen akhir dengan memperoleh laba.
8. McCarthy (1960). Pemasaran adalah pelaksanaan aktivitas bisnis yang mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen dalam rangka memuaskan konsumen sebaik mungkin dan mewujudkan tujuan perusahaan.
9. Kotler (1972). Pemasaran terdiri atas semua aktivitas yang dirancang untuk menghasilkan dan memfasilitasi setiap pertukaran yang dimaksudkan untuk memuaskan kebutuhan atau keinginan konsumen.
10. Carman (1973). Pemasaran merupakan proses di mana struktur permintaan terhadap produk dan jasa diantisipasi diperluas dan di puaskan melalui konsepsi, distribusi, promosi, dan pertukaran barang.
2. KONSEP INTI PEMASARAN
2.1 Kebutuhan, Keinginan, dan Permintaan
Kebutuhan (Thamrin, dkk. 2015, h.14) adalah keadaan merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Manusia membutuhkan makanan, pakaian, perlindungan, keamanan, hak milik, harga diri dan beberapa hal lain untuk bisa hidup. Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada terakhir dalam hayat serta kondisi manusia.
Keinginan (Thamrin, dkk. 2015, h.14) adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut.
Permintaan (Thamrin, dkk. 2015, h.15) adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya.
2.2 Produk, Nilai, Biaya dan Kepuasan
Pengertian Produk
Menurut Kotler dan Amstrong (2012:230) dalam Lili Suryati (2016, h.19), product is anything that can be offered to a market for attention, acquisition, use or consumption that might satisfy a want or need. Artinya bahwa produk merupakan sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan, atau di konsumsi yang bisa memuaskan keinginan dan kebutuhan.
Menurut Mc.Carthy (2003:139) dalam Lili Suryati (2016, h. 20) produk yaitu suatu tawaran dari sebuah perusahaan yang memuaskan atau memenuhi kebutuhan.
Pengertian Nilai
Nilai (Thamrin, dkk. 2015, h.16) adalah perkiraan konsumen tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya.
Biaya
(Sudaryono 2016, h.44-45) Bambang perlu menempuh tiga kilometer sehari untuk pergi kerja. Ada beberapa produk yang dapat memenuhi kebutuhan ini : sepeda, sepeda motor,, mobil, taksi dan bus. Pilihan-pilihan ini adalah kelompok pilihan produknya. Misalnya, Bambang ingin memenuhi kebutuhan perjalanannya yang lain, yaitu kecepatan, keamanan, kemudahan dan hemat biaya. Kita menyebutnya kelompok kebutuhan. Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sepeda akan lebih lambat, kurang aman, dan lebih memeras tenaga daripada mobil, namun lebih hemat biaya. Bambang harus memilih produk mana yang akan memberikan kepuasan total paling tinggi.
Sumber :
Suryati, Lili 2015. Manajemen Pemasaran; Suatu Strategi dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan. Deepublish, Yogyakarta.
Sudaryono, 2016. Manajemen Pemasaran; Teori dan Implementai. Andi, Yogyakarta.
Keinginan (Thamrin, dkk. 2015, h.14) adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut.
Permintaan (Thamrin, dkk. 2015, h.15) adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya.
2.2 Produk, Nilai, Biaya dan Kepuasan
Pengertian Produk
Menurut Kotler dan Amstrong (2012:230) dalam Lili Suryati (2016, h.19), product is anything that can be offered to a market for attention, acquisition, use or consumption that might satisfy a want or need. Artinya bahwa produk merupakan sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan, atau di konsumsi yang bisa memuaskan keinginan dan kebutuhan.
Menurut Mc.Carthy (2003:139) dalam Lili Suryati (2016, h. 20) produk yaitu suatu tawaran dari sebuah perusahaan yang memuaskan atau memenuhi kebutuhan.
Pengertian Nilai
Nilai (Thamrin, dkk. 2015, h.16) adalah perkiraan konsumen tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya.
Biaya
(Sudaryono 2016, h.44-45) Bambang perlu menempuh tiga kilometer sehari untuk pergi kerja. Ada beberapa produk yang dapat memenuhi kebutuhan ini : sepeda, sepeda motor,, mobil, taksi dan bus. Pilihan-pilihan ini adalah kelompok pilihan produknya. Misalnya, Bambang ingin memenuhi kebutuhan perjalanannya yang lain, yaitu kecepatan, keamanan, kemudahan dan hemat biaya. Kita menyebutnya kelompok kebutuhan. Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sepeda akan lebih lambat, kurang aman, dan lebih memeras tenaga daripada mobil, namun lebih hemat biaya. Bambang harus memilih produk mana yang akan memberikan kepuasan total paling tinggi.
Sumber :
Suryati, Lili 2015. Manajemen Pemasaran; Suatu Strategi dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan. Deepublish, Yogyakarta.
Sudaryono, 2016. Manajemen Pemasaran; Teori dan Implementai. Andi, Yogyakarta.
Comments
Post a Comment